Bandung – Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan tingkat kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada hari pertama kerja di Bulan Suci Ramadhan 1438 Hijriah/2017 Masehi mencapai 99 persen.
“Alhamdulillah di hari pertama puasa ini, tingkat kehadiran PNS menunjukan kepatuhan sangat tinggi, yakni mencapai 99 persen,” kata Iwa Karniwa, di Gedung Sate Bandung, Senin.
Menurut dia, tingkat kehadiran PNS di hari pertama kerja saat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan ini tidak terpengaruh dengan kondisi suasana bulan puasa.
Ia menuturkan dari jumlah yang hadir pada saat apel pagi saja, dari PNS Pemprov Jawa Barat yang berjumlah 769 orang, yang hadir mencapai 716 orang.
“Sehingga ada 53 orang PNS menyatakan tidak bisa hadir dengan berbagai keterangan,” ujarnya.
Iwa mengatakan PNS yang tidak hadir tersebut sebanyak 31 orang tengah dinas luar, satu orang mengajukan cuti, sakit sebanyak 11 orang, tugas belajar tiga orang PNS, dan sebanyak tujuh orang mengajukan izin.
“Ini artinya puasa tetap dijalani dengan baik. Jadi kerja dijalankan semata-mata untuk ibadah. Sehingga puasanya dapat pelayanan kepada masyarakat juga meningkat,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan ibadah puasa relatif tidak ada perubahan yang signifikan meski jam kerja dimulai sejak pukul 07.30 dan berakhir pukul 14.30 WIB dan untuk hari Jumat PNS mulai masuk 07.30 dan pulang 15.00 WIB.
“Setiap OPD yang memberlakukan enam hari kerja jam masuknya tetap sama namun pulangnya pukul 14.00, kecuali Jumat 07.30-14.30,” kata dia.
Ia menambahkan walaupun ada pengurangan jam kerja selama Bulan Suci Ramadhan, para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus tetap produktif. (Ant)




