Indramayu – Penutupan kampanye terbuka Garda Matahari Ciayumajakuning menggelar pementasan wayang kulit dengan tema Petruk Jadi Raja.
Jiaul Haq menerangkan kepada media bahwa pementasan wayang kulit sangat efektif untuk menyampaikan sosok pemimpin ideal, cerdas dan kerja nyata, sekaligus mengedukasi masyarakat yang sudah terpapar isu hoax yang santer di alamatkan ke Paslon 01 Jokowi-Makruf Amin .
“Pementasan wayang kulit Garda Matahari diperuntukkan sebagai edukasi masyarakat yang sudah terpapar isu hoax yang juga disaksikan warga sekitar dan sekaligus secara live melalui YouTube dan Facebook yang turut disaksikan Koordinator Nasional Garda Matahari M Azrul Tanjung di Jakarta kemudian masyarakat Banten, Jawa Barat bahkan sampai di saksikan masyarakat Jawa Tengah secara live”.
Koordinator Garda Matahari Ciayumajakuning Jiaul Haq juga mengungkapkan, “pagelaran seni budaya wayang kulit masih sangat efektif sebagai media kampanye dan sosialisasi program kerja pasangan 01 Jokowi Makruf Amin, sekaligus fokus mengedukasi masyarakat agar jangan mudah percaya isu isu hoax yang selama ini di alamatkan ke paslon 01 Jokowi-Makruf Amin, seperti pelarangan adzan, melegalkan pernikahan sesama jenis, penghapusan pendidikan agama di lingkungan sekolah, dan tuduhan Jokowi PKI, itu semua adalah kabar bohong fitnah yang keji yang di alamtkan kepada pasangan 01”, tegasnya dalam keterangannya dilokasi pegelaran Wayang kulit dengan tema “petruk jadi raja” bertempat di Ciayumajakuning, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (13/4).
“Pagelaran wayang kulit juga mengajak kepada warga untuk mendukung Paslon 01 dan hadir di TPS pada 17 April 2019 lalu mencoblos pasangan 01 Jokowi- Makruf Amin”, ungakpnya.
Jiaul mengungkapkan, target kemenangan Jokowi-Makruf Amin 70 peresn di wilayah Ciayumajakuning.
“Kegiatan pagelaran wayang kulit Garda Matahari sebagai pamungkas Kampanye Terbuka menjelang masa tenang yang diadakan di Desa Tersana secara live pukul 20.00-22.00 WIB, Sabtu (13/04/2019).
Sebelum dimulainya pagelaran wayang kulit, koordinator Garda Matahari Ciayumajakuning Jiaul Haq dan dalang Aruna beserta Koordinator Desa dan Resimen mengikuti kampanye Akbar Paslon 01di GBK sebagai penguatan team dan sekaligus menampung informasi yang berkembang sebagai bahan pementasan wayang kulit. (Red)




