Satpol PP Cianjur Jaring Belasan PSK

Cianjur – Satuan Polisi Pamong Praja Cianjur, Jawa Barat menjaring belasan perempuan dalam operasi yang digelar di sejumlah wilayah yang kerap menjadi tempat mangkal pekerja seks komersial (PSK).

Kasi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Cianjur S Triono RJ, di Cianjur, Rabu, mengatakan operasi tersebut digelar untuk cipta kondisi agar tidak ada lagi PSK yang berkeliaran.

“Operasi dilakukan agar Cianjur bebas dari prostitusi, dalam kegiatan tersebut kami menjaring 19 orang PSK yang mangkal di sejumlah tempat, seperti di Jangari, Jalan Lingkar Timur, Cianjur Kota, dan sepanjang jalan raya Cipanas,” katanya lagi.

PSK yang terjaring, ujar dia, dilakukan pendataan sebelum dikirim ke panti rehabilitasi di Sukabumi, untuk mendapat pembinaan dan pelatihan. Bahkan pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur untuk melakukan tes HIV/AIDS (Voluntary Counselling and Testing/VCT).

“Hal tersebut dilakukan agar terkontrol dan meminimalkan penularan HIV/AIDS di Cianjur. Kami masih menunggu hasil tes yang dilakukan pihak Dinkes. Sebelumnya dari beberapa kegiatan kami sudah mendapatkan hasil tiga orang positif HIV,” katanya lagi.

Dia menjelaskan, tujuh orang dari 19 perempuan itu, segera dikirim ke Cibadak Sukabumi untuk mendapat pelatihan agar tidak lagi menjajakan diri.

“Kami akan terus melakukan operasi serupa di berbagai wilayah di Cianjur secara acak, untuk menekan praktik prostitusi. Harapan kami, tidak ada lagi praktik prostitusi di Cianjur,” katanya.

Kegiatan tersebut, kata dia, untuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) Cianjur No. 21 Tahun 2000 tentang larangan pelacuran serta Perda No. 13 Tahun 2013 tentang pengendalian dan penegakan penyakit masyarakat. (Ant)