Deddy Mizwar : SMK Berbasis Pondok Pesantren Paket Lengkap Dunia Pendidikan

Foto : Istimewa. Deddy Mizwar

Jawa Barat – Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menuturkan kehadiran SMK berbasis Pondok Pesantren sebagai `paket lengkap` dunia pendidikan karena bisa menjadi institusi pendidikan yang dapat melahirkan sumber daya yang memiliki keterampilan sekaligus ber- Akhlakul Karimah.

“Saya sangat optimis, kedepan para alumni SMK berbasis Pondok Pesantren ini dapat `survive` dari ketatnya persaingan dunia kerja, kata Deddy Mizwar, dalam siaran persnya, Selasa.

Pada Selasa pagi, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menghadiri acara Tabligh Akbar, sekaligus Peresmian SMK Al-Quran Muhajirin, yang merupakan rangkaian Milad Ponpes Al-Quran Muhajirin Ke- 24, di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Ia mengungkapkan apresiasinya kepada Keluarga Besar Pondok Pesantren Al-Quran Muhajirin atas berbagai pencapaian yang diraihnya tersebut.

Terkait pendidikan berbasis Pesantren, Deddy memandang di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini, tenaga kerja yang terampil, tidaklah cukup bersaing dalam dunia kerja. Karena menurutnya, keterampilan yang baik perlu diiringi dengan ‘attitude’ atau perilaku yang juga baik. Sehingga keduanya merupakan faktor yang tak dapat dipisahkan.

Terlebih saat ini, jika dikaitkan dengan situasi global, persaingan sumber daya manusia semakin tinggi dan bukan hanya dari dalam negeri saja, namun juga berasal dari luar negeri.

“Orang yang terampil namun tidak berakhlak mulia tentu akan kesulitan. Begitupun sebaliknya, orang yang berakhlak tanpa diiringi skill yang mumpuni juga akan mendapatkan kesulitan,” kata dia.

“Jadi memang harus menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), juga Iman dan Taqwa (IMTAQ) sekaligus,” lanjut dia.

Menurut dia, setiap lulusan yang telah menyelesaikan pendidikannya, perlu mengubah `mindset` mereka agar ketika lulus tak berorientasi, atau langsung berpikiran untuk menjadi pegawai.

Namun alangkah lebih baik bila seorang lulusan memiliki tekad untuk menjadi enterpreneur, atau pengusaha.

“Orang terkaya di dunia ada tidak yang pegawai? Mereka itu pengusaha. Dari 10 pintu rejeki, Allah berikan sembilan pintu untuk pengusaha, dan satu pintu untuk para pegawai, masa mau berebut di pintu yang satu?,” kata dia. (Ant)