Garut – Haji Tata selaku Kepala Desa Limbangan Tengah hadir sebagai perwakilan pemerintah dalam acara pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (UI) di wilayah desa Limbangan Tengah. Pengabdian Masyarakat UI yang diselenggarakan di MTS Muhammadiyah Limbangan pada tanggal 26 September 2020 memiliki tema “ Workshop Pengelolaan Dan Pengolahan Sampah Domestik Dan Pembentukan Gerakan Sampah Sehat Untuk Pemanfaatan Lahan Sempit (GEMAS-ALIT)” .
“Saya sangat bahagia dengan adanya kegiatan yang menyinggung permasalahan sampah. Mengingat sampah menjadi permasalahan yang cukup pelik khususnya di wilayah Limbangan Tengah. Saya sangat berharap adanya tindak lanjut dari kegiatan kali ini sehingga memiliki dampak yang sustainable bagi masyarakat serta bagi lingkungan” ucap haji tata dalam sambutan kegiatan Pengabdian Masyarakat UI.
Beliau menambahkan bahwa potensi BUMDes sangat potensial apabila mampu mengelola dan mengolah permasalahan sambah ini. Potensi sampah dibidang ekonomi sebenarnya sangat menguntungkan, hal ini didasarkan pada pengalaman beliau dalam melakukan pengelolaan sampah lapas di Kabupaten Tasik yang memiliki omzet hingga milyaran imbuhnya.
Muhammad Amin sebagai panitia dari kegiatan pengabdian masyarakat UI menyebutkan bahwa sebenarnya tidak ada istilah “sampah” namun yang ada ialah potensi ekonomi yang kurang digali sehingga berdampak negatif. “Sampah seperti pisau bermata dua. Apabila dimanfaatkan dengan baik maka akan memberi manfaat yang luarbisa. Namun apabila tidak dimanfaatkan, sampah akan merusak kondisi lingkungan, sosial dan budaya”. Imbuh Amin.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh mahasiswa UI yang digawangi oleh Yazfi Alam Alhaq, Biantara Albab dan M Amin ini memiliki tujuan untuk membentuk kelompok pelopor untuk pengelolaan dan pengolahan sampah. Kepeloporan ini penting untuk menjaga keberlangsungan program sampah pengelolaan dan pengolahan sampah dan juga agar memiliki dampak yang positif terhap lingkungan.
Organisasi organisasi yang hadir dalam kegiatan ini yaitu HIMPAUDI kecamatan Blubur Limbangan, Pemuda Muhammadiyah Blubur limbangan, Nasyiatul Aisyiyah dan juga staf pendidik dari MTS Muhammadiyah. Kegiatan ini dibimbing oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan pedesaan Swadaya (P4S Champ) dari kementrian Pertanian Republik Indonesia. (YF)




