Bupati Bogor Resmikan Kampanye Vaksin MR di MTsN Cibinong

 

Bogor, jabar.sahabatrakyat.com – Pencanangan Vaksinasi MR hari pertama Kabupaten Bogor di laksanakan di Mts Negeri Cibinong dengan jumlah peserta V aksin sebanyak 720   orang pada hari Selasa 1/08/2017. Hadir dalam acara ini para kepala Puskesmas di Kabupaten Bogor, Muspika, Lurah Karadenan, para kader, Bantuan dari PMI Bogor, Kadis Kesehatan dan jajarannya , Para tokoh masyarakat, Perwakilan Dinsos dan Bupati Bogor, Hj. Nurhayati.

Lapangan Mts Negeri Bogor dari Pagi hari sudah penuh dengan seluruh  pelajar MtsN yang akan mengikuti Vaksin MR. Para siswa duduk rapi di lapangan dengan perlengkapan solat masing-masing sehabis melakukan solat dhuha bersama, sambil mengumandangkan dizir, doa  dan shalawat mereka sabar menunggu panitia dari puskesmas dan dinas kesehatan mempersiapkan perlengkapan Vaksin dan penyambutan kedangan bupati yang akan menyaksikan pencanangan kampanye vaksin MR hari pertama.

Cuaca yang terus menjelang siang membuat anak-anak terus bergeser ke tempat yang lebih teduh. Menjelang jam delapan pagi acara vaksin dimulai dari kelas VII sambil menunggu kedatangan Bupati untuk meresmikan acara pencanangan Kampanye Vaksin MR.

Kurang lebih jam 09.00 Bupati Bogor Hj, Nurhayati datang diiringi tepukan riuh-rendah para siswa yang bersorak-sorak menyambutnya.

Dr. Tri Wahyu Kepala Dinas Kesehatan dalam Laporannya mengatakan bahwa pemberian kampanye masal adalah untuk melindungi anak Indonesia dari kecacatan dan kematian. Indonesia berkomitmen pada tahun 2020 sudah bisa menurunkan, menurunkan penderita penyakit campak dan rubela, menurunkan dampak penyakit Campak dan Rubela.

“Pencanangan Kampenye Vaksin MR tidak terlepas dari keterlibatkan semua pihak, para petugas kesehatan, kader-kader posyandu, para petugas pemeintahan, Tokoh-tokoh masyarakat, para guru-guru di sekolah dan semua yang ikut andil dalam program ini,” Kata dr. Tri Wahyu.

Bupati Bogor, Hj. Nurhayati dalam sambutannya mengatakan bahwa kampanye vaksin adalah tugas mulia.

“Pencanangan kampanye vaksin MR bukan hanya menghindarkan campak dan rubela, ini tugas mulia bagi kita semua dan ini kewajiban kita untuk menjamin masa depan mereka,  Kampanye Vaksinasi MR ini adaklah cara memutus mata rantai penyakit Rubela dan Campak. Kampanye ini juga berguna untuk menepis isu tentang vaksin agar secara utuh bisa diterima masyarakat. Target keberhasilan kita adalah mencapai angka 95%,”  Kata Hj. Nurhayati.

“PMI juga akan bersama-sama mengawal. Kampanye ini memerlukan keterlibatan semua pihak, kita akan melibatkan tim penggerak PKK untuk melakukan tindakan persuasif kepada masyarakat,”  tambahnya.

Adang Mulyana Kasie Survellans Epimologi dan Imunisasi (Seplm) mewakili perwakilan dari WHO Indonesia dan WHO Philipina sebagai  ekstra  monitoring program mengatakan kampanye vaksin MR adalah pemberian vaksin secara masal kepada anak di bagi menjadi dua, pada bulan Agustus mulai usia PAUD sampai SMP, bulan September untuk usia 9 bulan sampai 12 tahun atau sekolah informal seperti pesantren dan lain-lain.

“Vaksin yang di pakai kwalitasnya cukup bagus di gunakan juga di Maroko dan negara-negara muslim lainnya dan dijamin aman,” Tambah Adang Muluana.

Dr. Agus, Kabid. Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P)  menjelaskan kampanye vaksinasi MR ini akan diadakan serentak selama dua bulan pertama di bulan Agiustus untuk anak-anak usia PAUD sampai SMP dan di bulai Septerber untuk para Balita dan anak-anak yang bersekolah di sekolah non formal, untuk anak-anak berkebutuhan khusus juga bagi anak-anak jalanan, nanti kita akan mengadakan sensus menjaring anak-anak yang belum tervaksin agar kita bisa mencapai target yang tetapkan sehingga anak-anak di Wilayah Kabupaten Bogor ini bisa terhindar dari penyakit Campak dan Rubela yang kita sama-sama tahu bahwa penyakit ini sangat membahayakan para generasi muda kita.

Dr. Anies Kepala Puskesmas Karadenan Mengatakan bahwa dengan adanya kampanye Vaksin Campak Rubela anak di indonesia semakin sehat,

“Jadi jangan menolak, sebaliknya mari bersama-sama mensosialisasikannya dan kepada orang tua mari mengikut sertakan anak-anak kita untuk mendapatkan Vaksin MR.” Himbau dr. Anies.

Rasyel Yomeina perwakilan Dinsos Kabupaten Bogor mengatakan pada prinsipnya Dinas Sosial mendukung program ini dan akan ikut mensosialisasikannya.

“Bicara kesehatan masyarakat berarti bicara tentang jaminan kesehatan, karena itu dinas sosial akan membantu mensosialkan kampanye vaksin campak Rubela. Di dinas sosial ada bagian pelayanan kepada masyarakat jadi kami akan mensosialisasikan kepada setiap masyarakata yang datang kepada kami untuk ikut serta ambil bagian dalam kampanye vaksin ini. Kami juga akan membantu melakukan survey-survey pada setiap rumah singgah untuk menjaring anak-anak terlantar atau juga anak-anak jalanan sehingga mereka bisa mendapatkan juga vaksin ini,” Kata Rasyel.

“Kita juga akan melakukan penjakauan kepada PMKS karena anak jalanan kan termasuk salah satu PMKS jadi kami sudah melakukan survey duluan agar nanti mereka bisa ikut tercover dalam program ini,”  tambahnya.

Lurah Karadenan Adhi Nugraha yang dari hari sebelumnya sibuk mempersiapkan tempat dan perlengkapkan kebutuhan pencanangan kampannye dengan berkoordinasi dengan berbagai pihak merasa lega pencanangan ini bisa berlangsung dengan baik.

“Saya merasa lega pencanangan ini bisa terselenggara dengan baik mengingat betapa sulitnya kami harus mensosialisakan kampanye ini kepada pihak orang tua dengan berbagai macam pertanyaan dan kesangsian mereka akan vaksin dan dampak vaksinisasi, kegiatan ini masih akan terus berlangsung di sekolah-sekolah, hari ini selain di sini kami juga melakukan vaksin di SD Karadenan dan kami berharap kita bisa mencapai target seperti apa yang di ucapkan ibu Bupati dalam sambutannya,”  harap Lurah Adhi.

Daud Dachlan seorang Koordinator Sibat Karadenan yang mewakili PMI dan ikut ambil bagian dalam Kampanye Vaksin MR di MtsN Cibinong mengemukan bahwa anak-anak ini sangat membutuhkan Vaksin MR agar mereka terhindar dari penyakit yang sangat membahayakan ini dan berdampak besar pada kesehatan mereka kelak, sementara Daud juga mengomentari tingkah laku para siswa waktu di suntik vaksin.

“Banyak Anak-anak yang yang mau dengan sukarela di suntik dan ada juga yang merasa ngeri sehingga kami dan petugas kesehatan serta para kader disibukkan dengan mencoba memberi pengertian dan merayu mereka agar mau di vaksin,” paparnya.

“ Tapi ada juga yang ingin segera di vaksin agar bisa segera masuk ke ruang pemulihan untuk mendapatkan minum dan sekedar memdapatkan  makanan sambil berbagi pengalaman di vaksin dengan teman-temannya”, cerita Daud Dachlan sambil tersenyum.

Kepala Sekolah MtsN Cibinong yang ditunjuk sebagai sekolah tempat peresmian pencanangan Kampanye Vaksin MR, Hj. Lili Agusetawati mengatakan bahwa  ia sangat mendukung sekali program kampanye ini.

“Saya sangat mendukung sekali tentang program pemerintah tentang vaksin campak dan Rubela Karena Memang sangat besar sekali manfaatnya bagi anak-anak dan masyarakat Indonesia karena ternyata pengaruhnya sangat besar sekali bagi kesehatan di Indonesia ini. Dan vaksin ini adalah salah satu pencegahannya agar rakyat Indonesia sehat,” kata Hj. Lili’

“Alhamdulillah di sekolah kami anak-anaknya antusias malah ada anak kelas IX yang memang meminta. Tadinya saya merencanakan 720 siswa saja yang di vaksin dari jumlah keseluruhan 1200 siswa, karena banyak orangtua kelas IX yang meminta kepada wali kelasnya untuk di vaksin, tapi tadi saya minta ijin kepasa kasie Dinkes, dr. Agus dan alhamdulilah diijinkan,”  ungkap Kepala Sekolah MTsN Cibinong.

Ida Atikah Guru Seni budaya di MTsN Cibinong merasa senang sekali dengan kampanye vaksin di serkolah nya seperti yang di ungkapkannya,” Saya merasa senang sekali sekolah kami di tunjuk sebagai pencanangan imunisasi Campak dan Rubela dan mudaha-mudahan anak-anak kami sehat sehingga dapat belajar dengan baik dan memiliki masa depan yang baik terhindar dari penyakit yang membahayakan”.

Siswa kelas VII MTsN, Umar Maulana memgungkapkan perasaannya setelah di vaksin Campak dan Rubela.

“ Tidak sakit dan saya merasa senang di suntik Vaksin Campak dan Rubela agar badan saya menjadi sehat”. (Ry)